Mengenal Apa Itu BPHTP dan Apa Fungsinya

Mengenal Apa Itu BPHTP dan Apa Fungsinya

Januari 16, 2020 0 By nerdi

Banyak orang masih banyak yang belum mengenal apa itu BPHTP alias (Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Padahal mengetahui mengenai salah satu jenis pajak ini sangatlah penting  dan dibutuhkan. Secara pengertian, Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan ini merupakan objek pajak atau salah satu jenis pajak yang dikenakan  kepada orang karena terdapat perolehan terhadap tanah dan atau bangunan.

Pemindahan hak tersebut terjadi tentunya ada sebab yang melandasinya yakni adanya proses jual beli, hibah wasiat, pemisahan hak, peleburan usaha, tukar menukar, lelang dan masih banyak lagi.  Pajak yang satu ini dikenakan pada seluruh transaksi properti baik yang dibeli melalui developer ataupun yang dibeli secara perseorangan. Sementara itu untuk besaran dari pajak ini sendiri terhitung dari lima persen dari nilai transaksi sesudah dikuangi oleh Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP). Perlu diperhatikan bahwa nilai NJOPTKP tidak sama setiap daerahnya sehingga Anda harus mengetahui nilai pada daerah yang menjadi tujuan.

Secara singkat, penjelasan BPHTP bisa diartikan sebagai pajak yang mesti Anda bayarkan ketika membeli properti seperti rumah. Secara khusus, pajak ini diatur dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 200tentang pemberian hak pengelolaan merupakan objek pajak. Subjeknya seperti yang sudah disebut sebelumnya adalah siapa saja baik badan ataupun pribadi yang memperoleh hak atas bangunan atau tanah dengan tarif sebesar 5 %. Untuk mengurus pajak tersebut saat ini terbilang sangatlah mudah karena Anda bisa mengurusnya secara online.

Selain untuk memudahkan siapa saja yang hendak membayarkan pajak tersebut juga untuk mencegah adanya manipulasi harga. Namun hanya beberapa kota saja yang sudah menetapkan sistem online pembayaran pajak Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Tentunya ketika melakukan pembayaran secara online, ada banyak data yang mesti diisikan. Perlu diingat bahwa Anda tidak bisa memanipulasi sedikitpun besaran dari pajak  ini karena sistemnya telah terintegrasi langsung dengan  data PBB. Yang perlu Anda lakukan bila ingin membayar pajak tersebut secara online maka mendownload terlebih dahulu aplikasinya. Selain itu Anda pun juga bisa langsung melihat di situs aplikasi setiap pemerintah daerah.

Informasi berikutnya yang harus Anda ketahui mengenai Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan agar bisa mengenalnya dengan baik adalah cara menghitung pajak tersebut.  Dalam perhitungan tersebut, Anda sebagai wajib pajak mendapatkan kepercayaan guna melaporkan, membayar dan menghitung pajak yang terhitung melalui SPTPD (Surat pemberitahuan Pajak Daerah. Rumus dari perhitungan tersebut  ada dua yakni yang pertama adalah perkalian antara tarif pajak dengan dasar pengenaan pajak dan yang kedua adalah perkalian antara tarif dengan NJOP PBB yang sudah dikurangi NJOPTKP.

Anda tidak perlu khawatir bila belum bisa melunasi Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan ini karena adanya sistem terhutang yang disediakan oleh Kementerian ATR/BPN. Walaupun masih terutang, Anda tetap bisa mendapatkan sertifikasi tanah.  Anda harus memperhatikan kapan hutang tersebut mesti dibayarkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di perpajakan daerah dimana properti atau rumah dibeli.  Jangan sampai Anda malah melewatkan waktu untuk membayar pajak tersebut. Nah, demikianlah itu tadi penjelasan lengkap mengenai Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus Anda ketahui dan simak dengan baik. Tentu saja setelah mengetahui informasi ini Anda sudah mengenal pajak tersebut sekaligus cara menghitungnya yang amat penting diketahui sebelum membeli properti seperti rumah.